Kamis, 08 Januari 2015

SEMESTER BARU, SEMANGAT BARU


SEMESTER BARU, SEMANGAT BARU!

Hallo, semuanyaaa! Udah lama aku gak nulis blog, sebelumnya aku mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2015 ya buat semuanya^^ semoga yang kita diharapkan bisa tercapai ditahun ini. Amin. Kemaren kita baru saja menikmati liburan semester, tapi ini merupakan liburan terakhir ku di masa SMA, soalnya sekarang udah kelas 12, dan sebentar lagi akan mengikuti Ujian Nasional.

Senin, 5 Januari 2015 merupakan hari pertamaku masuk sekolah di semester 6, Senin ini aku lumayan semangat ke sekolah karena bosan juga dirumah terus, aku menghabiskan liburan di Banjarmasin selama 4 hari dan sisanya menghabiskan liburan dirumah yang lumayan membosankan, karena tidak melakukan aktivitas apa-apa. Seperti biasa upacara bendera adalah kegiatan rutin yang kami lakukan di senin pagi, setelah upacara kegiatan belajar mengajar pun dimulai, pagi ini kami diawali dengan mata pelajaran Fisika, dan Pak Rudy selaku guru Fisika dan wali kelas kami pun masuk ke kelas.

Karena kami sekarang kelas 12, ya waktu yang tersisa kini kurang lebih 3 bulan. Akhir Januari kami sudah harus melaksanakan Try Out pertama dan bulan Maret sudah melaksanakan Ujian Nasional, gak kerasa ya... berasa cepat banget, berarti di semester ini kami harus belajar lebih giat lagi agar LULUS dan mendapatkan nilai yang memuaskan serta mendapatkan universitas yang diinginkan.

Ngomong-ngomong soal kelulusan, wali kelas kami mengingatkan kami agar untuk tidak melakukan aksi coret-menyoret seragam ketika pengumuman kelulusan nanti. Kalau di pikir-pikir bener juga, kita harus mengeluarkan uang untuk membeli spilol, pilok dan sebagainya untuk melakukan aksi coret-menyoret, lebih baik kita berikan seragam kepada yang membutuhkan, hmm.. tapi semua ini balik lagi ke pribadi masing-masing ya ): beliau juga bilang “Jika saat pengumuman kelulusan ada yang melakukan aksi coret-menyoret jangan harap Ijazah dan STTB akan saya kasih” 

Hmm, disemester 6 ini banyak yang harus dilakukan, seperti pendaftaran masuk Perguruan Tinggi, dan sebagainya. Untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri ada 3 jalur seperti SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri. Oiya, beliau juga bercerita tentang SNMPTN dan SBMPTN serta Ujian Lokal/Jalur Mandiri, kita bahas satu-satu yaa..

     1. Pertama, kita bahas SNMPTN dulu yaa, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya  dan biasanya pengumuman akan diumumkan satu minggu setelah Ujian Nasional. SNMPTN memberikan kesempatan kepada seluruh siswa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi, mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA.

 .       2. Kedua, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
SBMPTN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui ujian tertulis. Penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bertujuan untuk menyeleksi dan memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik guna mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. SBMPTN juga bertujuan untuk memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.
  
3.    Ketiga, Jalur Mandiri
Jalur Mandiri adalah nama yang digunakan oleh masyarakat secara umum untuk menyebut sistem penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan oleh perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi negeri di Indonesia. Ujian ini diselenggarakan oleh pihak institusi dalam rangka memberikan alternatif pilihan bagi mereka yang tidak lolos tes SNMPTN/SBMPTN untuk tetap dapat melanjutkan studi ke PTN. Adapun mekanisme tes Jalur Mandiri ini hampir sama dengan tes SNMPTN/SBMPTN meliputi Tes Kemampuan Dasar, Tes Potensi Akademik, dan Tes Kelompok SAINTEK/SOSHUM, hanya saja materi ujian yg disajikan beragam karena soal-soal ujian murni dikembangkan oleh pihak PTN masing-masing.

Selain bercerita mengenai SNMPTN dan SBMPTN beliau juga bercerita mengenai hal-hal yang akan kami lalui di semester akhir ini, seperti Try Out 1, Try Out 2, Try Out 3, Ujian Praktek, Ujian Sekolah, serta Ujian Nasional, banyak hal-hal yang beliau ceritakan di pagi Senin ini, dan sangat memotivasi, selain itu beliau juga memberi kami kesempatan untuk mengikuti test perguruan tinggi di luar kota, bahkan beliau mengizinkan sampai sebulan penuh, asalkan surat izin diberikan setiap minggu nya. 

Selain itu, beliau juga mengajarkan kami untuk menghormati sesama, dan menghargai perbedaan, seperti perbedaan agama, bahasa, suku, bangsa, ras, dan budaya. Keanekaragaman budaya jangan dijadikan sebagai perbedaan, tetapi hendaknya dijadikan sebagai kekayaan bangsa Indonesia. Kita selaku bangsa Indonesia mempunyai kewajiban untuk selalu melestarikan kebudayaan yang beraneka ragam tersebut. Bener gak sih? Selain itu perbedaan lah menyebabkan dunia begitu menarik. Beliau juga mengajarkan kami untuk saling menghargai dan bertoleransi antar antar umat beragama.

Selain itu Pak Rudy juga bercerita tentang musibah jatuhnya pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 yang jatuh di perairan Pangkalanbun atau Selat Karimata, Kalimantan Tengah. Beliau menceritakan bagaimana perjuangan orang-orang dalam menemukan korban pesawat Air Asia tersebut serta menemukan serpihan-serpihan pesawat. Bahkan mereka rela menyelam untuk menemukan korban serta serpihan dengan membawa peralatan menyelam yang cukup berat, kenapa? Karena mereka merupakan pasukan elit yang memakai peralatan canggih, dan semua orang belum tentu bisa memaikainya, ini merupakan kebanggaan tersendiri, begitu cerita beliau. Dan juga aku sebagai warga Palangkaraya Kalimantan Tengah juga mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya musibah jatuh nya pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan korban diterima amal dan ibadahnya.

Oiya beliau juga bercerita tentang seorang anak yang memiliki Ibu yang sangat sayang kepadanya, namun memiliki Ayah yang sangat kejam, jahat, serta sering memukulinya. Ketika Ibunya meninggal dunia, anak tersebut tidak menangis, dari awal Ibunya menghembuskan nafas terakhir, sampai peti dimasukkan namun si anak tersebut tidak menangis karena ia terima dengan kenyataan yang harus diterimanya. Namun, saat sang Ayah meninggal, dari awal ayahnya mengembuskan nafas terakhir sampai peti dimasukkan anak tersebut merasa sangat sangat kehilangan dan terus - menerus menangis. Kenapa? karena orang yang kita benci adalah motivasi kita untuk selalu kuat, untuk selalu bangkit, dan secara tidak langsung musuhlah yang menyengati kita untuk terus selalu berusaha.

Banyak sekali cerita memotivasi yang beliau ceritakan di pagi ini, mulai dari bercerita mengenai SNMPTN dan SBMPTN dan hal-hal yang harus kami lalui selama semester 6 ini, beliau juga bercerita agar kami tidak salah memilih jurusan, beliau juga mengajarkan kami agar bertoleransi dan menghargai perbedaan. Sekian dulu yaa^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar