Minggu, 22 Februari 2015

Pengorbanan Untuk Meraih Impian dan Cita-Cita


Dalam menggapai mimpi atau meraih kesukesan pun banyak pengorbanan yang harus kita lakukan. Kesuksesan ternyata bukan hal yang gratis, ada suatu hal yang harus dibayar untuk mendapatkannya, yaitu pengorbanan. Jika kita ingin mendapatkan kesuksesan maka kita harus menemukan dulu apa yang harus dibayarkan untuk mendapatkannya. Bukan hal yang sulit sih sebenarnya tetapi membutuhkan komitmen serta disiplin yang tinggi untuk melaksanakannya.

Kesuksesan membutuhkan sebuah proses. Sayangnya,banyak orang yang ingin menggapai kesuksesan namun tidak mau menjalani proses yang ada. Kehidupan modern yang serba instant terkadang membuat kita lupa bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Mana mungkin kita dapat menikmati buah durian yang lezat sehari setelah kita berkorban untuk menanam bijinya, setelah kita berkorban untuk memupuk, menyiram serta merawatnya dengan baik sehingga biji tersebut dapat tumbuh menjadi pohon dan berbuah lebat, dan proses untuk menjadi sukses adalah sebuah pengorbanan- pengorbanan yang harus kita lakukan.
Pengorbanan memiliki hubungan yang berbanding lurus dengan kesuksesan, artinya semakin besar kesuksesan yang kita inginkan maka semakin besar pula pengorbanan yang harus kita berikan. Bisa berupa pengorbanan waktu, biaya, dan usaha yang maksimal. Contoh lain, jika kita pelajar atau mahasiswa, kita perlu belajar giat, dengan mengorbankan waktu untuk belajar, mengorbankan uang untuk membeli buku, mengorbankan fikiran untuk dapat memahami dan belajar, dan jika pengorbanan telah dilakukan maka peluang kita untuk sukses semakin besar. Semakin besar pengorbanan, semakin besar kemungkinan kesuksesan.

Orang-orang sukses senantiasa mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang semakin mendekatkan mereka kepada impian mereka. Sementara orang yang tidak mau sukes sedang asyik bermain atau membuang waktu.

Tidak ada sesuatu yang berharga diperoleh tanpa pengorbanan. Hidup dipenuhi dengan kejadian-kejadian kritis ketika kita akan mendapat kesempatan untuk menukarkan milik kita yang berharga dengan yang lainnya. Tetap buka mata untuk kejadian-kejadian seperti itu dan selalu pastikan kita sedang naik bukan turun.

Jadi apapaun mimpi yang akan kita gapai, baik mimpi sukses dalam pelajaran, pekerjaan, bisnis, semua memerlukan pengorbanan. Jadi jangan takut untuk berkorban untuk menggapai mimpi kita.
Menggapai impian dan cita-cita memang butuh proses yang panjang dan berliku. Jalan memnuju impian selalu terjal dan mendaki. Tidak banyak orang yang konsisten dan terus-menerus memperjuangkan impiannya. Sebagian malah memilih mengambil jalan pintas dan sebagian lagi memilih berhenti di tengah jalan. Jadi, hanya sedikit orang saja yang benar-benar berhasil sampai di puncak dalam arti menggapai impiannya. Memang pada awalnya penuh jalan berliku dan penuh duri tetapi ketika sampai di puncak sungguh terasa nikmat. Dan akan sangat membahagiakan sekali jika impian jadi kenyataan.

Seorang Pendaki gunung membutuhkan mental yang kuat, fisik yan prima, bekal yang memadai dan pemandu yang handal untuk bisa sampai ke puncak gunung. Perjuangan keras dan melelahkan harus dilalui untuk sampai ke puncak. Banyak diantara pendaki yang memutuskan kembali karena tidak tahan dengan cuaca dingin dan faktor lainnya. Sebagian malah memilih mendirikan tenda di tengah perjalanan karena tidak bisa menahan rasa capek. Memang niat dan kemauan yang keras adalah menentukan, karena akan ada banyak godaan selama perjalanan menuju puncak. Oleh karena itu, banyak faktor yang harus diperhatikan untuk sukses dalam menggapai impian.

Saat sedang berada dalam perjalanan meraih cita-cita tentunya ada banyak halangan dan rintangan. Nah, yang harus kita lakukan adalah bukan untuk menghindari hal tersebut tetapi justru kita harus menghadapi dan berusaha sekeras mungkin untuk melewati berbagai rintangan. Kita harus mempunyai prinsip pantang menyerah. Jangan mudah menyerah meskipun keadaan sedang sangat sulit. Karena jika kita menyerah sama saja kita menutup kesempatan yang sudah terbuka lebar. Bagaimana agar kita tidak mudah menyerah? Caranya yakni dengan fokus satu tujuan bahwa kita mampu menjalani rintangan dan berbagai kesulitan dan berusaha melakukan hal-hal positif sekecil apapun itu. Jangan sekali jatuh langsung menyerah begitu saja. Yakinlah bahwa setiap usaha positif kita akan membawa pada kenikmatan. Yakinlah bahwa kita akan mampu menghadapi semua cobaan dengan tetap berpegang teguh pada keyakinan kita untuk mencapai tujuan. Kuncinya adalah terus mencoba, mencoba dan mencoba lagi serta jangan pernah berhenti untuk berusaha.

Semakin jelas semakin baik. Jika kita berhasil membuat tujuan impian kita sedetail mungkin, maka peluang tercapai impian pun akan semakin besar. Mulailah buat daftar apa impian kita, bagaimana cara mencapainya, kendala-kendala apa yang dihadapi
Salah satu kunci kesuksesan adalah selalu fokus dengan apa yang dikerjakan sama hal nya dengan menggapai impian diperlukan fokus dan totalitas yang luar biasa. Akan ada banyak godaan dan halangan yang menghadang. Bisa jadi godaan itu akan membuat kita melenceng dari tujuan semula, malah membuat kita tergoda untuk menekuni bidang yang lain. Untuk itulah diperlukan fokus dalam menggapai impian kita. Jangan sampai kita tergoda atau malah melenceng dari impian awal kita.

Setiap kesuksesan pasti membutuhkan pengorbanan. Semakin besar impian kita maka akan semakin besar pengorbanan yang kita keluarkan. Pengorbanan itu berupa waktu, tenaga, pikiran dan bahkan uang. Contoh : jika kita mempunyai impian menjadi seorang dokter maka kita harus rela mengorbankan waktu untuk belajar dan bahkan mengorbankan biaya besar untuk membayar kuliah.
Setiap kesuksesan pasti diwarnai dari serentetan kegagalan demi kegagalan. Dari kegagalan itulah sebenarnya kita bisa belajar. Kita bisa mengambil hikmah agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Mencoba dan terus mencoba adalah mental seorang pemenang. Berani bangkit dari kegagalan adalah faktor penentu kesuksesan kita. Bahkan seberapa besar kesuksesan akan ditentukan dengan seberapa besar kekuatan untuk bangkit dari kegagalan.
Memantaskan diri adalah salah satu kunci sukses menggapai impian. Jika kita berusaha terus memantaskan diri dan mengupgrade mental kita sebagai pemenang maka lambat laun impian kita akan benar-benar terwujud. Karena apa yang kita pikirkan, itu yang semesta berikan.
Seberapa besar impian kita maka sebesar itulah kerja keras kita untuk mencapainya. Namun, sebenarnya jika kita sudah menggapai impian, maka kita telah mendapatkan lebih. Karena kita jauh lebih memiliki impian daripada menjadi orang biasa yang tidak memiliki impian sama sekali. Lalu, bagaimana jika seandainya impian kita yang sudah kita perjuangkan tak kunjung tercapai? Sebenarnya sederhanya saja, itu di karenakan kalau kita masih belum pantas menurut Allah untuk mendapatkan impian tersebut. Boleh jadi, impian tersebut harus terus kita perjuangkan. Bukankah banyak orang yang mengalami kegagalan demi kegagalan dalam menggapai impian namun pada akhirnya impian tersebut tercapai juga. Periksa lagi kesungguhan kita dalam menggapai impian tersebut. Siapa tahu kita masih kurang bersungguh-sungguh. Kemudian jangan lupa kita juga harus bersabar. Jika anda tidak sabar dan menyerah, maka gagal lah dalam menggapai impian. Dan yang terakhir adalah harus mengembalikannya semuanya kepada Allah. Karena Allah lah penentu semuanya.

Berdoalah selalu,  tentu saja Allah lah yang pada akhirnya menentukan apakah impian kita pantas kita dapatkan atau tidak. Yang perlu kita lakukan adalah memantaskan diri didepan Allah agar kita bisa menggapai impian tersebut.  Melakukan lah hal-hal terbaik dalam hidup, dan mendekatkan diri kepada Allah. Jika Allah menilai sudah pantas mendapatkannya, maka percayalah kita pasti bisa menggapai impian tersebut.

2 komentar: